Entri Populer

Total Tayangan Halaman

Rabu, 24 November 2010

budaya ghosob,...kenapa..?


sudah ga rahasia lagi, kalo budaya ghosob alias pinjam meminjam barang orang lain 'tanpa 'ijin' telah ditemukan sejak masa awal subulussalam nongol. dan ternyata, warisan budaya' ini semakin mengakar dan menimbulkan banyak korban. Kasian adek2 baru yang awalnya pasti 'shock' menghadapi badai budaya ini. Bayangkan jika setiap ke masjid selalu pulang dengan kaki ayam cause sendal raib entah kemana. hanya tinggal beberapa detik di luar kamar, sendal kesayangan bisa ilang . pena jangan sampai ditaruh disembarang tempat, bakal sama nasibnya....piring jangan tanya, selalu begitu. ilang..kadang ditemukan diatas meja pimpong, disudut ruang makan dengan kondisi penuh bekas cabe dan nasi. wuiih..bisa berlembar-lembar kertas kalo ditulis kasus kehilangan yang dialami adek2. ada apa gerangan ini...? apa ghosob sudah setengah 'halal' atau malah seperti garam, ghosob sudah menjadi kebutuhan yang melengkapi.... sehari tanpa mengghosob seperti rasanya ..gimanaa gichu..? majnun neh..
tanda tanya sekaligus tanda seru bagi para pembina asrama untuk memecahkan misteri ini... dibiarkan berlarut-larut membuat proses pembinaan terganggu karena santri merasa tidak aman dan nyaman. ditindak tegas, tentu bakal penuh kantor asrama dengan 'terdakwa-terdakwa' yang punya alasan sama : ' sendal ana juga dighosob, makanya ana jg ikutan'. benar-benar menantang... seperti apa proses pengikisan, penghancuran, pembabatan, pemusnahan budaya ghosob di kampung panyalai...? simak edisi selanjutnya..